Kamis, 23 September 2010
10 Ledakan Terdasyat & Terbesar Di Alam Semesta
Senin, 06 September 2010
Kasihan Gan !! Musisi Tewas Kejatuhan Jerami !!
Cellist Mike Edward meninggal setelah ikatan jerami seberat 600 kilogram jatuh dari lereng bukit terjal di Devonshire sebelum menghantam pagar dan jatuh di jalan.
Musikus yang berusia 62 tahun itu meninggal seketika dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (3/9/2010). Polisi sekarang sedang menyelidiki apakah ikatan jerami tersebut jatuh dari traktor yang sedang mengerjakan lahan pertanian di dekat A381 di Halwell, dekat Totnes.
Mereka percaya musikus itu tewas setelah ikatan jerami yang jatuh tersebut memperoleh kekuatan saat terguling menuruni bukit sebelum mendarat di bagian depan mobil vannya.
Musikus itu juga diduga telah membanting kemudi mobilnya sehingga menabrak kendaraan lain saat mobilnya tertimpa jerami. Pengemudi kedua tak cedera dalam tabrakan tersebut.
Sersan Steve Walker dari satuan polisi lalu lintas Devon dan Cornwall mengatakan, "Ini adalah kecelakaan tragis dan kami sekarang telah mengidentifikasi korban sebagai Michael Edwards, salah seorang pendiri ELO."
"Kami telah menggunakan gambar dan cuplikan dari YouTube untuk mengidentifikasi dia, tetapi kami sekarang memerlukan bantuan untuk menghubungi keluarganya untuk melakukan identifikasi resmi," katanya.
"Kami kira ia tak pernah menikah dan kami telah mengidentifikasi mantan pacarnya, tapi ia saat ini berada di luar negeri," katanya. Para petugas berharap dapat menghubungi seorang pria yang bernama David di daerah Yorkshire, yang diduga adalah saudara Edwards.
Foto Detik-detik Kematian Tomizawa di arena balap Moto2
Tomizawa sedang berada di posisi empat ketika terjadi kecelakaan di depan Alex de Angelis dan Scott Redding. Nasib sial menghampiri Tomizawa, karena dua pebalap di belakangnya tersebut menggilasnya dengan kecepatan tinggi. Tomizawa tergilas karena sebelumnya selip dan terjatuh.
Tomizawa langsung dilarikan ke rumah sakit di Riccione untuk mendapatkan perawatan. Tetapi takdir berkata lain, karena nyawa sang pebalap tak bisa diselamatkan. Pada pukul 14.20 waktu setempat, pihak rumah sakit memberikan pernyataan resmi bahwa Tomizawa meninggal dunia.
Berikut foto detik-detik kejadian dan saat evakuasinya.
Sabtu, 28 Agustus 2010
Dua Orang Tewas ditimpa Pohon Saat di Mobil
PONTANAK--Areal kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso Pontianak mendadak ramai. Penuh sesak oleh warga menyaksikan peristiwa luar biasa. Pohon Beringin berukuran besar tumbang menimpa sebuah mobil diparkiran khusus karyawan rumah sakit. Dua orang penumpang mobil ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Akibat terhimpit badan mobil yang ditumpangi. Keduanya terdiri atas seorang pria dan seorang wanita. Diketahui identitas penumpang yaitu Ahmad Syukri (47) beralamat di Pondok Indah Lestari Blok E 1 Nomor 24. Sedang teman Ahmad bernama Afriza (37) warga Pondok Indah Lestari E2 Nomor 15.
Informasi yang berhasil Pontianak Post himpun dari sumber di RSUD Soedarso, korban pria merupakan PNS di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Sebelumnya sempat berdinas di RSUD Soedarso. Sedang korban wanita yang semobil dengan Ahmad dari kartu identitasnya diketahui adalah seorang ibu rumah tangga. Proses evakuasi kedua korban memakan waktu cukup panjang. Untuk dapat mengeluarkan jasad Ahmad dan Afriza, Tim SAR sampai harus menggunakan gergaji mesin. Akibat pohon yang menimpa mobil ukurannya sangat besar. Sehingga beban yang menimpa sangat menyulitkan jika mengevakuasi secara manual.
Mobil ambulance, mobil hydraulic, dan mobil Tim Basarnas disiagakan di TKP untuk kepentingan proses evakuasi. Petugas dari aparat kepolisian maupun pihak keamanan RSUD Soedarso turut membantu evakuasi. Serta sibuk mengatur arus masyarakat agar tidak mendekati lokasi karena dapat menganggu kelancaran evakuasi jika banyak orang menumpuk di TKP.
Menurut kesaksian warga sekitar pohon tumbang akibat tiupan angin kencang yang disertai hujan lebat. Sebelum akhirnya menimpa mobil yang terparkir tepat disebelah pohon itu. “Saya tadi mendengar suara hempasan sangat keras. Seperti suara gempa,” kata Muhammad Yunus (42) dalam kesaksiannya. “Ternyata pohon yang tumbang. Saya lihat sudah ada mobil yang tertimpa. Saat itu hujan lagi lebat. Mobil sudah terparkir sebelum hujan,” tambahnya. Ia menambahkan, proses pertolongan sangat lambat datang ke lokasi. Untuk mengevakuasi korban, dia merinci kejadian ketika hujan mulai mengguyur sekitar pukul 13.30 hingga 14.00. Sementara bantuan tiba beberapa jam kemudian. Pantauan Pontianak Post , Tim Basarnas mendatangi TKP sekitar pukul 16.30 WIB.
Saksi lain, Is, mengatakan, mobil yang tertimpa pohon sering parkir di depan rumah sakit. Namun dia tidak mengetahui siapa pemilik mobil itu. Hingga akhirnya pemilik mengalami nasib naas bersama seorang teman wanitanya. Emy (37) tukang parkir menyebutkan dirinya sudah mendapati mobil tertimpa pohon saat tiba di lokasi. Ketika itu hujan lebat disertai tiupan angin kencang. Bersama beberapa tukang parkir lain, Emy melihat bahwa mobil yang ditimpa pohon ternyata ada dua penumpang. “Seorang pria dan wanita di dalam mobil,” katanya. Dia menambahkan, kedua penumpang dalam posisi terjepit. Korban pria duduk di ruang kemudi sedang yang perempuan di sebelahnya. Jasad kedua korban tidak dapat dievakuasi secara bersamaan. Jasad pertama yang berhasil dievakuasi adalah korban perempuan. Tim Sar dapat mengeluarkan jasad perempuan yang mengenakan baju merah itu sekitar pukul 16.43 WIB. Sementara korban pria agak lebih sulit. Maka dibutuhkan waktu lebih lama sebelum mampu dilakukan evakuasi. Ia mampu ditarik keluar dari jepitan mobil sekitar pukul 17.40. Jasad keduanya langsung dilarikan ke ruang IGD Soedarso usai dilakukan evakuasi.
Dari dalam mobil kedua korban, aparat kepolisian menemukan sebuah tas wanita berwarna pink. Kartu identitas korban perempuan tersimpan di dalam tas itu. Diketahui dari kartu identitas, korban bernama Afriza. Sedang korban pria petunjuk identitasnya diperoleh dari SIM yang tersimpan di dompet.Kasat Reskrim Polresta Pontianak Komisaris Sunario mengatakan kedua korban tewas akibat mobil yang ditumpangi tertimpa pohon. Mengenai kondisi kendaraan saat ditimpa pohon sedang jalan atau parkir masih dalam penyelidikan. Ketika berita ini dilansir pihaknya telah menghubungi pihak keluarga korban.(stm)
Sabtu, 07 Agustus 2010
Ini Dia Mobil Shireen Sungkar yang Ringsek
Mobil Shireen yang mengalami kecelakaan bermerk Mercedes Benz (Mercy) merah bernomor polisi B 3 UH.
Kap depan Mercy tersebut ringsek dengan bumper yang masih utuh.
Mobil tersebut diparkir di garasi rumah Teuku Ryan di Jalan Muhammad Khafi 1, Gang Kakas, Ciganjur, Jakarta Selatan.
Kini, Shireen Sungkar menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.
Jumat, 06 Agustus 2010
Detik-Detik Kematian Yang Berhasil Diabadikan Fotografer Akibat Tumpahan Minyak Di China
While Greenpeace was at Dalian investigating the oil leak situation, photographer Jiang He by chance captured Dalian firefighter Zhang He participating in the cleanup efforts in the ocean, and recorded the final moments of Zhang He’s sacrificed life.

The two firefighters are cleaning a water pump in the ocean.

Zhang Liang uses effort to cut a rope line between the floating pump and a fishing boat.

Zhang Liang and Han Xiaoxiong continually enter the water to clean the litter in the pump.

Zhang Liang throws away his knife.


Zhang Liang uses his finger to point towards deeper water, signaling to push the floatng pump out to deeper waters.

Zhang Liang appears to have been strongly pushed by someone, his entire person separated from the floating pump.

Zhang Liang separated from the floating pump.

The two firmly “stuck” to the jet-black ocean surface by the oil.

The two sinking deeper and deeper.

Half of Zhang Liang’s face has been swallowed by the oil.

Half of Zhang Liang’s face has been swallowed by the oil, his eyes tightly shut, grimacing.

Zhang Liang’s grimacing.

A soldier wearing camouflage with his arms outstretched.

Zheng Zhanhong uses his momentum from jumping into the water, using his hands to swim through the black oil.

Zheng Zhanhong using his hands to swim through the black oil.

Zhang Liang’s head completely sinks below the layer of oil.

Han Xiaoxiong tightly grips Zhang Liang’s black hand.

Han Xiaoxiong raises Zhang Liang’s hand out of the water surface.

This black hand begins to slowly sink.

Han Xiaoxiong tries to pull Zhang Liang up again.

Zhang Liang’s hand sinks into the ocean.

The two struggle to swim towards the small boat in the thick oil.




Zheng Zhanhong and Han Xiaoxiong follow the current and climb onto the fishing boat.

Boarding the small boat.

Helping Han Xiaoxiong board the boat.

The two men, completely covered in oil, frantically scream into the black oil.

Completely covered in oil.


Anxious people on the shore.

Completely covered in oil.

The little boat heads towards the shore.

The little boat reaches the shore.

Rescuing the unconscious Han Xiaoxiong.





Han Xiaoxiong rescued onto shore.



sumber :http://www.cracktwo.com/2010/08/photographer-captures-death-of-dalian.html
Pemberitahuan (Notification)
Thanks

